Mengenal Jamur Tiram, Komoditas Sayuran Sarat Gizi

Friday, January 16th, 2015 - Uncategorized

Siapa yang tidak mengenal Jamur salah satu jenis sayuran yang cukup digemari ini.  Sebagai bahan pangan jamur dapat dikatakan memiliki nilai takaran gizi lengkap dengan harga yang relatif terjangkau, hal tersebut menjadikan jamur sebagai salah satu kebutuhan pangan yang dicari untuk konsumsi di masyarakat.

Terdapat keunggulan yang dimiliki jamur yang tidak dimiliki oleh sayuran jenis lainnya. jamur memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi. Kandungan gizi dalam jamur bahkan hampir mengimbangi nutrisi pada daging sapi dan daging ayam apabila dikonsumsi dalam jumlah tertentu.

 

Tabel 1. Perbandingan nilai gizi jamur dengan jensi pangan yang lain

Nama Kalori Protein Lemak Karbohidat Kalsium Fosfor Zat besi Vit. A Vit B1
Daging Ayam 302 18,20 25 0 14 200 2 810 0,08
Daging sapi 207 18,80 14 0 11 170 3 30 0,08
Jamur 128 16,00  0,90  64.60 51 223 7,00 0 0,11

(Sumber : Triono UP, 2013)

 

Salah satu jenis jamur yang banyak dibudidayakan adalah jamur tiram. Di Indonesia, jamur tiram terbilang cukup populer dan banyak dibudidayakan di berbagai tempat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa. Jamur tiram tergolong ke dalam jenis jamur kayu karena di habitat alaminya tumbuh pada vegetasi berkayu dan suhu udara sejuk. Dinamakan sebagai jamur tiram karena bentuk tudungnya yang melengkung, lonjong dan membulat sehingga menyerupai bentuk cangkang tiram.

Ciri morfologis lainnya dari jamur tiram adalah tubuh buah jamur yang lembut dan kenyal, serta warna yang bervariasi seperti putih, merah muda, coklat, hingga hitam. Umumnya varietas jamur tiram yang banyak dibudidayakan di antaranya adalah jamur tiram hitam, jamur tiram abu-abu, dan jamur tiram putih. Di Indonesia sendiri jenis jamur tiram putih paling banyak dijumpai baik di pembudidaya maupun pasaran.

 

 Sebagai Bahan Pangan

Sebagai bahan pangan,  jamur tiram memiliki kandungan gizi yang lengkap. Kandungan gizinya antara lain berupa protein nabati yang cukup tinggi (10-30 %) dan mengandung asam amino esensial yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sayuran jenis lainnya. Dibandingkan dengan varietas jamur yang lainnya seperti jamur merang, jamur kuping atau jamur shitake pun kandungan gizi jamur tiram dapat dikatakan yang paling tinggi.

Di dalam 100 gram jamur tiram kering, mengandung kandungan air (73,7 – 90,8 %), protein (10,5 – 30,4 %), karbohidrat (57,6-81,8 %), lemak (1,6 – 2,2 %) dan beragam asam amino. Selain itu, terdapat juga mineral-mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti zat besi, fosfor, kalsium, kalium, zink, natrium, dan lain-lain.

karena kandungan gizinay yang tinggi namun asam lemak tak jenuh yang dimiliki rendah, jamur tiram cocok untuk konsumsi bagi orang sakit maupun yang sedang berdiet. Jamur tiram baik dikonsumsi sebagai pelengkap gizi oleh para penderita hipertensi, stroke, jantung, kolesterol.

 

Tabel 3. Kandungan gizi lengkap pada jamur tiram

Kandungan Gizi Jumlah (%)
Lemak 0,17
Protein 5,94
Karbohidrat 50,59
Serat 1,56
Abu dan zat lainnya 1,14

Sumber : organikganesha.wordpress.com

 

Sebagai Obat

Selain sebagai bahan pangan yang kaya kandungan gizi, jamur tiram juga berguna untuk keperluan kesehatan dan pengobatan. Jamur tiram mengandung karbohidrat, lemak dan kalori rendah tetapi seratnya tinggi sehingga hal ini cocok untuk dikonsumsi dalam program diet bagi penderita diabetes dan hipertensi. Selain itu beberapa penelitian juga menyebutkan jamur tiram dapat digunakan sebagai vaksinasi dan anti virus.

Beberapa khasiatnya untuk kesehatan diataranya adalah :

Meningkatkan sel darah merah

Kadar zat besi, niasin dan mineral lainnya dalam jamur tiram dapat membantu proses pembentukan eritrosit atau sel darah merah.

Menurunkan kolestrol

Sebagai bahan makanan yang memiliki asam lemak tak jenuh, jamur tiram baik digunakan untuk antikolesterol, antioksidan dan antitumor. Penyebab penyakit seperti stroke maupun serangan jantung adalah penumpukan kolesterol pada tubuh yang disebabkan oleh asam lemak yang jenuh. Dengan demikian jamur tiram aman untuk dikonsumsi para penderita penyakit tersebut.

Mengobati kanker

Jamur tiram mengandung senyawa-senyawa polisakarida, seperti beta D-glucans, yang mana senyawa tersebut berfungsi sebagai antitumor, antikanker, antivirus, antibakteri dan dapat meningkatkan sistem imun.

Sebagai tambahan gizi untuk ibu hamil

Kandungan asam folat pada jamur tiram sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar dapat mengurangi resiko cacat kelahiran dan cacat otak pada anak.

Mengenal Jamur Tiram, Komoditas Sayuran Sarat Gizi | majalahpertanian | 4.5