Profil Agrobisnis : Mengurai Sampah Plastik, Menghasilkan Uang

Saturday, January 10th, 2015 - Uncategorized

“Beralih Dari Pengumpul ke Produsen“

Gelas-gelas atau botol plastik yang sering digunakan untuk kemasan minuman memang seringkali menjadi masalah bagi lingkungan. Namun ternyata jika kita jeli, limbah-limbah tersebut bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang menghasilkan dan mengurangi beban lingkungan. Seperti yang dilakukan oleh Bpk. Sofyan di Ciomas, Bogor, Jawa Barat ini. Sebelum membuka pabrik yang terletak di Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat, usaha bapak Sofyan hanya sebatas jual-beli gelas dan botol plastik bekas minuman. Namun karena ia melihat sebuah nilai jual yang lebih besar dengan cara mengolah limbah gelas dan botol plastik tersebut menjadi serbuk-serbuk plastik, ia pun beralih membuka usaha penggilingan limbah gelas dan botol plastik yang kemudian diberi nama ”Vianatama Plastik”. Untuk menjalankan usahanya tersebut ia kemudian membeli mesin penggiling /penghancur plastik tipe PLT. 100 dari Maksindo.

Sistem usahanya kini beralih tidak lagi sebagai pengumpul, akan tetapi berkembang menjadi usaha produksi serbuk limbah plastik atau di kalangan mereka biasa disebut dengan istilah pepe. Oleh Sofyan, pepe tersebut dijual ke distributor lain dengan harga bervariasi. Limbah gelas plastik dijual seharga Rp.8.500 /kg, sedangkan limbah botol dijual seharga Rp.4.500/kg. “Biasanya pesanan banyak datang dari pabrik di kawasan Tangerang atau Bekasi” ujarnya.

Sofyan yang juga pemilik usaha distributor pulsa ini meyakini prospek usahanya cukup cerah. Hal tersebut dikarenakan order yang datang terus-menerus dan pelaku usaha di bidang ini juga belum banyak. Bahkan karena terlalu banyak order sampai-sampai ia tidak dapat memenuhi semua permintaan yang datang. Oleh karena itu Sofyan berencana menambah unit mesin penggiling plastik miliknya untuk mengejar produksi yang lebih besar ke depannya. “Target saya memiliki satu mesin untuk menggiling satu jenis plastik, kalau sekarang masih bercampur”.

Menurut Sofyan kinerja dari mesin penggiling Maksindo yang ia beli tersebut cukup memuaskan karena terbukti bisa memberikan keuntungan yang signifikan untuk usahanya. Namun ada hal yang masih membuatnya penasaran hingga kini, saat membeli mesin tersebut dikatakan dapat memproduksi 100 kg/jam, namun selama ini ia belum pernah mencapai angka produksi sebesar itu. Karena itu ia ingin mengetahui lebih banyak tips dan trik untuk memaksimalkan kinerja mesinnya agar bisa tercapai angka tersebut.

(Bayuaji Alviantoro)

Profil Agrobisnis : Mengurai Sampah Plastik, Menghasilkan Uang | majalahpertanian | 4.5